Telur dadar mungkin terdengar seperti masakan yang sangat sederhana dan bisa dibuat oleh siapa saja. Namun, pernahkah Anda bertanya mengapa telur dadar yang disajikan di restoran padang atau rumah makan mewah memiliki tekstur yang sangat tebal, gurih, dan memiliki lapisan-lapisan renyah di dalamnya? Ternyata, ada teknik khusus yang melibatkan perbandingan bahan dan kontrol suhu minyak untuk mencapainya. Mengetahui Cara Membuat Telur Dadar yang Tebal secara mandiri di rumah akan meningkatkan kualitas sarapan Anda menjadi lebih istimewa. Rahasianya bukan hanya pada jumlah telur yang digunakan, tetapi pada “kerangka” bahan tambahan yang menopang struktur telur tersebut.
Langkah pertama yang paling krusial adalah komposisi bahan. Jangan hanya menggunakan telur saja; Anda perlu menambahkan bahan pengikat agar telur tidak kempes setelah dingin. Campuran sedikit tepung beras atau tepung terigu yang dilarutkan dalam sedikit air akan memberikan kekuatan pada struktur telur. Selain itu, penggunaan irisan bawang merah dan daun bawang dalam jumlah yang banyak sangat penting. Sayuran ini tidak hanya memberikan aroma yang harum, tetapi juga menciptakan sekat-sekat di dalam adonan yang nantinya akan menjadi rongga udara, sehingga telur bisa terlihat Berlapis ala Restoran saat dipotong.
Kunci utama lainnya adalah jumlah telur yang digunakan. Untuk mendapatkan ketebalan yang ideal, minimal gunakan 3 hingga 5 butir telur untuk satu porsi dadar besar. Kocok telur bersama bumbu (garam, merica, dan kaldu bubuk) hingga benar-benar berbuih. Semakin banyak udara yang terjebak dalam kocokan telur, semakin besar kemungkinan telur tersebut mengembang saat bersentuhan dengan minyak panas. Pastikan Anda menggunakan wajan yang diameternya tidak terlalu besar namun memiliki tepian yang cukup tinggi, sehingga adonan telur bisa terkumpul dan naik ke atas, bukan melebar ke samping.
Teknik penggorengan adalah bagian paling menentukan dalam Cara Membuat Telur Dadar yang sempurna. Anda harus menggunakan minyak yang cukup banyak (hampir seperti teknik deep frying). Panaskan minyak hingga benar-benar panas merata sebelum menuangkan adonan. Saat adonan dituang, angkat wadah adonan agak tinggi dari wajan agar aliran telur yang jatuh menciptakan efek “keriting” dan lapisan-lapisan tipis di pinggirannya. Gunakan api sedang cenderung kecil setelah telur masuk, agar bagian tengah yang tebal bisa matang dengan sempurna tanpa membuat bagian luarnya gosong terlebih dahulu.
