Menghadapi fase di mana buah hati mulai menunjukkan penolakan terhadap makanan atau menjadi pemilih makanan (picky eater) sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Masalah ini jika dibiarkan tentu akan berdampak pada tumbuh kembang dan kecukupan gizi anak. Berbagai upaya sering dilakukan, mulai dari membujuk hingga mengganti-ganti menu harian, namun hasilnya tidak selalu maksimal. Salah satu strategi yang terbukti efektif adalah dengan mengubah persepsi anak terhadap makanan itu sendiri. Memahami cara mengatasi masalah nafsu makan anak memerlukan kreativitas tinggi untuk mengubah tampilan makanan yang membosankan menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk dijelajahi.
Visualisasi memegang peranan kunci dalam menarik minat anak-anak. Jika makanan disajikan dalam bentuk yang biasa, anak mungkin akan merasa tertekan saat diminta untuk menghabiskannya. Namun, dengan menerapkan anak susah makan menjadi sasaran eksperimen seni di piring, suasana makan yang tadinya penuh ketegangan bisa berubah menjadi sesi bermain yang edukatif. Teknik ini melibatkan penggunaan cetakan nasi, potongan sayuran yang dibentuk menjadi motif bunga, atau buah-buahan yang disusun membentuk karakter tertentu. Dengan melibatkan elemen visual yang menarik, anak-anak akan merasa lebih penasaran untuk mencicipi apa yang ada di hadapan mereka tanpa merasa dipaksa.
Penerapan kreasi bento lucu merupakan salah satu metode populer yang berasal dari budaya Jepang yang kini telah mendunia. Dalam sebuah kotak bekal, orang tua dapat menyusun nasi yang dibentuk menjadi wajah hewan, menggunakan rumput laut (nori) untuk membuat ekspresi mata dan mulut, serta menata lauk-pauk dengan komposisi warna yang ceria. Penggunaan warna alami dari bahan makanan seperti oranye dari wortel, merah dari tomat, dan hijau dari brokoli tidak hanya membuat tampilan menjadi cantik tetapi juga memastikan asupan vitamin yang beragam masuk ke dalam tubuh si kecil dalam satu porsi makan yang seimbang.
Inspirasi yang bisa diambil dari konsep Neko Bento menekankan pada detail karakter kucing yang menggemaskan. Kucing adalah salah satu hewan yang paling disukai oleh anak-anak, sehingga menjadikannya tema utama dalam bekal akan memberikan dorongan psikologis positif.
