Neko Bento, sebagai bisnis kuliner yang fokus pada format praktis takeaway, berada di garis depan tantangan lingkungan modern. Meskipun bento box secara tradisional bersifat ramah lingkungan (menggunakan wadah berulang), bisnis takeaway modern, terutama yang mengandalkan pengiriman, seringkali menghasilkan volume sampah kemasan yang masif. Keputusan Neko Bento untuk Menerapkan Gaya Hidup Zero Waste adalah langkah berani yang menuntut mereka menghadapi sejumlah Aturan dan kendala operasional, khususnya dalam hal logistik dan kebersihan.
Tantangan utama yang dihadapi Neko Bento dalam Menerapkan Gaya Hidup Zero Waste berpusat pada infrastruktur Bisnis Takeaway itu sendiri. Konsumen takeaway dan delivery menuntut kenyamanan: makanan harus dikemas dengan aman, higienis, dan mudah dibuang. Transisi ke sistem wadah yang dapat digunakan kembali (reusable) atau dapat dikomposkan (compostable) memerlukan investasi signifikan dan modifikasi proses. Wadah reusable memerlukan sistem deposit-pengembalian-pencucian yang kompleks. Hal ini membutuhkan tempat pencucian yang higienis dan proses sterilisasi yang ketat, sesuai dengan Aturan kesehatan pangan yang berlaku.
Aspek kedua adalah kepatuhan terhadap Aturan sanitasi dan logistik. Wadah makanan yang dikirimkan harus memenuhi standar kebersihan yang sama dengan yang digunakan di restoran. Ini berarti Neko Bento harus berinvestasi dalam mesin cuci industri dan memastikan pelatihan staf yang memadai untuk menangani pembersihan dan sterilisasi wadah yang dikembalikan. Selain itu, sistem logistik delivery harus diubah: dari sekadar mengirimkan makanan, kini kurir juga bertanggung jawab untuk mengambil kembali wadah kosong, menambah waktu dan biaya pada setiap pengiriman. Aturan ini juga mungkin memerlukan koordinasi dengan penyedia jasa delivery agar mereka mau terlibat dalam sistem sirkular ini.
Untuk mengatasi ini, Neko Bento mengadopsi pendekatan dua jalur. Pertama, untuk pesanan lokal yang diambil sendiri, mereka memberi diskon besar bagi pelanggan yang membawa wadah sendiri (Bring Your Own Container), mematuhi Aturan kebersihan dengan tidak menyentuh wadah pelanggan secara langsung. Kedua, untuk layanan delivery, mereka bekerja sama dengan platform pihak ketiga untuk mengembangkan sistem wadah berdeposit yang dikelola secara terpusat, memungkinkan wadah dapat dikembalikan ke titik pengumpulan yang berbeda.
